Sekilas Tentang Komputasi Awan

Pengertian / Definisi Cloud Computing.

“Cloud Computing” secara sederhana dapat didefinisikan adalah “layanan teknologi informasi yang bisa dimanfaatkan atau diakses oleh pelanggannya melalui jaringan internet atau bias juga “. Kata-kata “Cloud” sendiri merujuk kepada simbol awan yang di dunia TI digunakan untuk menggambarkan jaringan internet (internet cloud). Namun tidak semua layanan yang ada di internet bisa dikategorikan sebagai Cloud Computing, ada setidaknya beberapa syarat yang harus dipenuhi :

  1. Layanan bersifat “On Demand”, pengguna dapat berlangganan hanya yang dia butuhkan saja, dan membayar hanya untuk yang mereka gunakan saja. Misalkan sebuah sebuah internet service provider menyediakan 5 macam pilihan atau paket-paket internet dan user hanya  mengambil 1 paket internet maka user hanya membayar paket yang diambil saja.
  2. Layanan bersifat elastis/scalable, di mana pengguna bisa menambah atau mengurangi jenis dan kapasitas layanan yang dia inginkan kapan saja dan sistem selalu bisa mengakomodasi perubahan tersebut. Misalkan user berlangganan internet pada yang bandwitchnya 512Kb/s lalu ingin menambahkan kecepatannya menjadi 512Kb/s kemudian user menelpon costumer service meminta untuk penambahan bandwitch lalu customer service merespon dengan mengubah bandwitc menjadi 1Mb/s.
  3. Layanan sepenuhnya dikelola oleh penyedia/provider, yang dibutuhkan oleh pengguna hanyalah komputer personal/notebook ditambah koneksi internet.

Dari sisi jenis layanan tersendiri, Cloud Computing, terbagi dalam 3 jenis layanan, yaitu : Software as a Service (SaaS), Platform as a Service (PaaS) dan Infrastructure as a Service (IaaS).

Infrastructure as a Service (IaaS)

Infrastructure as a Service adalah layanan komputasi awan yang menyediakan infrastruktur IT berupa CPU, RAM, storage, bandwith dan konfigurasi lain. Komponen-komponen tersebut digunakan untuk membangun komputer virtual. Komputer virtual dapat diinstal sistem operasi dan aplikasi sesuai kebutuhan. Keuntungan layanan IaaS ini adalah tidak perlu membeli komputer fisik sehingga lebih menghemat biaya. Konfigurasi komputer virtual juga bisa diubah sesuai kebutuhan. Misalkan saat storage hampir penuh, storage bisa ditambah dengan segera. Perusahaan yang menyediakan IaaS adalah Amazon EC2, TelkomCloud dan BizNetCloud.

Platform as a Service (PaaS)

Platform as a Service adalah layanan yang menyediakan computing platform. Biasanya sudah terdapat sistem operasi, database, web server dan framework aplikasi agar dapat menjalankan aplikasi yang telah dibuat. Perusahaan yang menyediakan layanan tersebutlah yang bertanggung jawab dalam pemeliharaan computing platform ini. Keuntungan layanan PaaS ini bagi pengembang adalah mereka bisa fokus pada aplikasi yang mereka buat tanpa memikirkan tentang pemeliharaan dari computing platform. Contoh penyedia layanan PaaS adalah Amazon Web Service dan Windows Azure.

Software as a Service (SaaS)

Software as a Service adalah layanan komputasi awan dimana kita bisa langsung menggunakan aplikasi yang telah disediakan. Penyedia layanan mengelola infrastruktur dan platform yang menjalankan aplikasi tersebut. Contoh layanan aplikasi email yaitu gmail, yahoo dan outlook sedangkan contoh aplikasi media sosial adalah twitter, facebook dan google+. Keuntungan dari layanan ini adalah pengguna tidak perlu membeli lisensi untuk mengakses aplikasi tersebut. Pengguna hanya membutuhkan perangkat klien komputasi awan yang terhubung ke internet. Ada juga aplikasi yang mengharuskan pengguna untuk berlangganan agar bisa mengakses aplikasi yaitu Office 365 dan Adobe Creative Cloud.

Cloud Storage

Secara umum, definisi cloud computing (komputasi awan) merupakan gabungan pemanfaatan teknologi komputer (komputasi) dalam suatu jaringan dengan pengembangan berbasis internet (awan) yang mempunyai fungsi untuk menjalankan program atau aplikasi melalui komputer – komputer yang terkoneksi pada waktu yang sama, tetapi tak semua yang terkonekasi melalui internet menggunakan cloud computing.

Teknologi komputer berbasis sistem Cloud ini merupakan sebuah teknologi yang menjadikan internet sebagai pusat server untuk mengelola data dan juga aplikasi pengguna. Teknologi ini mengizinkan para pengguna untuk menjalankan program tanpa instalasi dan mengizinkan pengguna untuk mengakses data pribadi mereka melalui komputer dengan akses internet.

Manfaat Cloud Computing Serta Penerapan Dalam Kehidupan Sehari – Hari

Setelah penjabaran definisi singkat diatas tentu penggunaan teknologi dengan sistem cloud cukup memudahkan pengguna selain dalam hal efisiensi data, juga penghematan biaya. Berikut manfaat manfaat yang dapat dipetik lewat teknologi berbasis sistem cloud.

1.    Semua Data Tersimpan di Server Secara Terpusat

Salah satu keunggulan teknologi cloud adalah memungkinkan pengguna untuk menyimpan data secara terpusat di satu server berdasarkan layanan yang disediakan oleh penyedia layanan Cloud Computing itu sendiri. Selain itu, pengguna juga tak perlu repot repot lagi menyediakan infrastruktur seperti data center, media penyimpanan/storage dll karena semua telah tersedia secara virtual.

2.    Keamanan Data

Keamanan data pengguna dapat disimpan dengan aman lewat server yang disediakan oleh penyedia layanan Cloud Computing seperti jaminan platform teknologi, jaminan ISO, data pribadi, dll.

3.    Fleksibilitas dan Skalabilitas yang Tinggi

Teknologi Cloud menawarkan fleksibilitas dengan kemudahan data akses, kapan dan dimanapun kita berada dengan catatan bahwa pengguna (user) terkoneksi dengan internet. Selain itu, pengguna dapat dengan mudah meningkatkan atau mengurangi kapasitas penyimpanan data tanpa perlu membeli peralatan tambahan seperti hardisk. Bahkan salah satu praktisi IT kenamaan dunia, mendiang Steve Jobs mengatakan bahwa membeli memori fisik untuk menyimpan data seperti hardisk merupakan hal yang percuma jika kita dapat menyimpan nya secara virtual/melalui internet.

4.    Investasi Jangka Panjang

Penghematan biaya akan pembelian inventaris seperti infrastruktur, hardisk, dll akan berkurang dikarenakan pengguna akan dikenakan biaya kompensasi rutin per bulan sesuai dengan paket layanan yang telah disepakati dengan penyedia layanan Cloud Computing. Biaya royalti atas lisensi software juga bisa dikurangi karena semua telah dijalankan lewat komputasi berbasis Cloud.

Penerapan Cloud Computing telah dilakukan oleh beberapa perusahaan IT ternama dunia seperti Google lewat aplikasi Google Drive, IBM lewat Blue Cord Initiative, Microsoft melalui sistem operasi nya yang berbasis Cloud Computing, Windows Azure dsb. Di kancah nasional sendiri penerapan teknologi Cloud juga dapat dilihat melalui penggunaan Point of Sale/program kasir.

Salah satu perusahaan yang mengembangkan produknya berbasis dengan sistem Cloud adalah DealPOS. Metode kerja Point of Sale (POS) ini adalah dengan mendistribusikan data penjualan toko retail yang telah diinput oleh kasir ke pemilik toko retail melalui internet dimanapun pemilik toko berada.  Selain itu, perusahaan telekomunikasi ternama nasional, Telkom juga turut mengembangkan sistem komputasi berbasis Cloud ini melalui Telkom Cloud dengan program Telkom VPS dan Telkom Collaboration yang diarahkan untuk pelanggan UKM (Usaha Kecil-Menengah).

Cara Kerja Sistem Cloud Computing

Berikut merupakan cara kerja penyimpanan data dan replikasi data pada pemanfaatan teknologi cloud computing. Dengan Cloud Computing komputer lokal tidak lagi harus menjalankan pekerjaan komputasi berat untuk menjalankan aplikasi yang dibutuhkan, tidak perlu menginstal sebuah paket perangkat lunak untuk setiap komputer, kita hanya melakukan installasi operating system pada satu aplikasi. Jaringan komputer yang membentuk awan (internet) menangani mereka sebagai gantinya. Server ini yang akan menjalankan semuanya aplikasi mulai dari e-mail, pengolah kata, sampai program analisis data yang kompleks. Ketika pengguna mengakses awan (internet) untuk sebuah website populer, banyak hal yang bisa terjadi. Pengguna Internet Protokol (IP) misalnya dapat digunakan untuk menetapkan dimana pengguna berada (geolocation). Domain Name System (DNS) jasa kemudian dapat mengarahkan pengguna ke sebuah cluster server yang dekat dengan pengguna sehingga situs bisa diakses dengan cepat dan dalam bahasa lokal mereka. Pengguna tidak login ke server, tetapi mereka login ke layanan mereka menggunakan id sesi atau cookie yang telah didapatkan yang disimpan dalam browser mereka. Apa yang user lihat pada browser biasanya datang dari web server. Webservers menjalankan perangkat lunak dan menyajikan pengguna dengan cara interface yang digunakan untuk mengumpulkan perintah atau instruksi dari pengguna (klik, mengetik, upload dan lain-lain) Perintah-perintah ini kemudian diinterpretasikan oleh webservers atau diproses oleh server aplikasi. Informasi kemudian disimpan pada atau diambil dari database server atau file server dan pengguna kemudian disajikan dengan halaman yang telah diperbarui. Data di beberapa server disinkronisasikan di seluruh dunia untuk akses global cepat dan juga untuk mencegah kehilangan data.

Web service telah memberikan mekanisme umum untuk pengiriman layanan, hal ini membuat service-oriented architecture (SOA) ideal untuk diterapkan. Tujuan dari SOA adalah untuk mengatasi persyaratan yang bebas digabungkan, berbasis standar, dan protocol-independent distributed computing. Dalam SOA, sumber daya perangkat lunak yang dikemas sebagai “layanan,” yang terdefinisi dengan baik, modul mandiri yang menyediakan fungsionalitas bisnis standar dan konteks jasa lainnya. Kematangan web service telah memungkinkan penciptaan layanan yang kuat yang dapat diakses berdasarkan permintaan, dengan cara yang seragam.

Keunggulan Cloud Computing

Secara spesifik, keuntungan Cloud Computing antara lain:

  1. Keuntungan bagi para pelaku bisnis adalah minimalisasi biaya investasi infrastruktur publik sehingga bisnis bisa lebih terfokus pada aspek fungsionalitasnya,
  2. Bagi application developer, layanan PaaS memungkinkan pengembangan dan implementasi aplikasi dengan cepat sehingga meningkatkan produktivitas,
  3. Bagi para praktisi yang bergerak di industri TI, hal ini berarti terbukanya pasar baru bagi industri jasa pengembangan teknologi informasi,
  4. Bagi pebisnis di bidang infrastruktur, hal ini merupakan peluang yang besar karena dengan meningkatnya penggunaan layanan SaaS ini akan meningkatkan penggunaaan bandwidth internet,
  5. Integrasi aplikasi dengan berbagai perangkat

Kekurangan Cloud Computing

Resiko yang harus dihadapi user dalam penggunaan Cloud Computing ini antara lain:

  1. Service level, artinya kemungkinan service performance yang kurang konsisten dari provider. Inkonsistensi cloud provider ini meliputi, data protection dan data recovery,
  2. Privacy, yang berarti adanya resiko data user akan diakses oleh orang lain karena hosting dilakukan secara bersama-sama,
  3. Compliance, yang mengacu pada resiko adanya penyimpangan level compliance dari provider terhadap regulasi yang diterapkan oleh user,
  4. Data ownership mengacu pada resiko kehilangan kepemilikan data begitu data disimpan dalam cloud,
  5. Data mobility, yang mengacu pada kemungkinan share data antar cloud service dan cara memperoleh kembali data jika suatu saat user melakukan proses terminasi terhadap layanan cloud Computing.

Beberapa pertimbangan lain yang menjadi resiko Cloud Computing adalah:

  1. Ketidakpastian kemampuan penegakan kebijakan keamanan pada provider
  2. Kurang memadainya pelatihan dan audit TI
  3. Patut dipertanyakan kendali akses istimewa pada situs provider
  4. Ketidakpastian kemampuan untuk memulihkan data
  5. Kedekatan data pelanggan lain sehingga kemungkinan tertukar
  6. Ketidakpastian kemampuan untuk mengaudit operator
  7. Ketidakpastian keberlanjutan keberadaan provider
  8. Ketidakpastian kepatuhan provider terhadap peraturan.

Sumber :

http://pusatteknologi.com/pengertian-manfaat-cara-kerja-dan-contoh-cloud-computing.html

https://didiindra.wordpress.com/tag/definisi-komputasi-awan-cloud-computing/

http://sraportofolio.blogspot.co.id/2013/03/kelebihan-dan-kekurangan-cloud-computing.html

Sejarah Komputasi Modern

Secara Umum Komputasi bisa diartikan sebagai cara untuk menemukan pemecahan masalah dari data input dengan menggunakan suatu algoritma. Komputasi merupakan suatu sub-bidang dari ilmu komputer dan matematika. Selama ribuan tahun, perhitungan dan komputasi umumnya dilakukan dengan menggunakan pena dan kertas, atau kapur dan batu tulis, atau dikerjakan secara mental, kadang-kadang dengan bantuan suatu tabel. Namun sekarang, kebanyakan komputasi telah dilakukan dengan menggunakan komputer. Komputasi yang menggunakan komputer inilah yang disebut dengan Komputasi Modern.

Sejarah Komputasi Modern

Awal mula dari komputasi adalah adanya perhitungan-perhitungan angka yang dilakukan manusia. Manusia telah mengenal angka dan perhitungan sejak berabad-abad yang lalu. Bangsa romawi pun telah dapat menghitung sistem kalender dan rasi bintang. Seiring dengan perkembangan zaman manusia pun melakukan perhitungan-perhitungan yang lebih kompleks. Otak manusia juga mengalami keterbatasan dalam menghitung angka yang jumlahnya bisa berdigit-digit, kemudian diciptakan alat sempoa untuk menghitung, kemudian dekembangkan menjadi kalkulator, Karena semakin berkembangnya alat dan kebutuhan semakin banyak pula data-data yang ingin dihitung, dan mulailah ide pembuatan untuk membuat komputer sebagai alat hitung dengan konsep komputasi modern. Tidak hanya itu, komputer yang diciptakan hingga sekarang ini bukan menjadi sebuah alat yang digunakan untuk menghitung, tapi juga bisa menyimpan,mengedit dan mengolah kata serta masih banyak lagi kegunaan dan kelebihan yang dimiliki oleh komputer.

Komputasi Modern

Komputasi adalah cara untuk menyelesaikan sebuah masalah dari inputan data dengan menggunakan algoritma. Secara umum ilmu komputasi adalah bidang ilmu yang mempunyai perhatian pada penyusunan model matematika dan teknik penyelesaian numerik serta penggunaan komputer untuk menganalisis dan memecahkan masalah-masalah ilmu (sains). Bidang ini berbeda dengan ilmu komputer (computer science), yang mengkaji komputasi, komputer dan pemrosesan informasi. Bidang ini juga berbeda dengan teori dan percobaan sebagai bentuk tradisional dari ilmu dan kerja keilmuan. Dalam ilmu alam, pendekatan ilmu komputasi dapat memberikan berbagai pemahaman baru, melalui penerapan model-model matematika dalam program komputer berdasarkan landasan teori yang telah berkembang, untuk menyelesaikan masalah-masalah nyata dalam ilmu tersebut. Dalam kerjanya komputasi modern menghitung dan mencari solusi dari masalah yang ada, dan perhitungan yang dilakukan itu meliputi:

  1. Akurasi (big, Floating point)
  2. Kecepatan (dalam satuan Hz)
  3. Problem Volume Besar (Down Sizzing atau pararel) 4. Modeling (NN & GA) 5. Kompleksitas (Menggunakan Teori big O)

Karakteristik dari Komputasi Modern Karakteristik komputasi modern ada 3 macam, yaitu :

  1. Komputer-komputer penyedia sumber daya bersifat heterogenous karena terdiri dari berbagai jenis perangkat keras, sistem operasi, serta aplikasi yang terpasang.
  2. Komputer-komputer terhubung ke jaringan yang luas dengan kapasitas bandwidth yang beragam.
  3. Komputer maupun jaringan tidak terdedikasi, bisa hidup atau mati sewaktu-waktu tanpa jadwal yang jelas.

Jenis-Jenis Komputasi Modern Jenis-jenis komputasi modern ada 3 macam, yaitu :

  1. Mobile Computing atau Komputasi Bergerak Mobile computing (komputasi bergerak) merupakan kemajuan teknologi komputer sehingga dapat berkomunikasi menggunakan jaringan tanpa menggunakan kabel serta mudah dibawa atau berpindah tempat, tetapi berbeda dengan komputasi nirkabel.
  2. Grid Computing Komputasi grid memanfaatkan kekuatan pengolahan idle berbagai unit komputer, dan menggunakan kekuatan proses untuk menghitung satu pekerjaan.
  3. Cloud Computing atau Komputasi Awan Cloud computing adalah perluasan dari konsep pemrograman berorientasi objek abstraksi. Abstraksi, sebagaimana dijelaskan sebelumnya, menghapus rincian kerja yang kompleks dari visibilitas.

Konsep Komputasi Modern pertama kali digagasi oleh John Von Neumann. Beliau adalah ilmuan yang meletakkan dasar-dasar komputer modern. Von Neumann memberikan berbagai sumbangsih dalam bidang matematika, teori kuantum, game theory, fisika nuklir, dan ilmu komputer yang di salurkan melalui karya-karyanya Von Neumann juga ahli dalam bidang komputasi. Von Neumann menjadi seorang konsultan pada pengembangan komputer ENIAC, dia merancang konsep arsitektur komputer yang masih dipakai sampai sekarang. Arsitektur Von Nuemann adalah seperangkat komputer dengan program yang tersimpan (program dan data disimpan pada memori) dengan pengendali pusat, I/O, dan memori.

 

sumber:
http://dwijati.wordpress.com/sejarah-komputasi-modern
http://rikardo-game.blogspot.com/2011/04/sejarah-komputasi-modern.html
http://en.wikipedia.org/wiki/History_of_computing

Perpaduan Fungsi dan Looping

Jadi beberapa waktu yang lalu, mimin diberi sebuah tantangan untuk membuat output seperti di bawah ini:

1

Lalu mimin terima dan dalam 5 menit langsung beres, beginilah scriptnya :

1
2
3
4
5
System.out.println("-----------");
System.out.println("|         |");
System.out.println("|  UTAMA  |");
System.out.println("|         |");
System.out.println("-----------");
System.out.println("-----------");
System.out.println("|         |");
System.out.println("|  UTAMA  |");
System.out.println("|         |");
System.out.println("-----------");

Lalu script tersebut ditolak mentah – mentah :’)

Setelah berpikir keras, maka muncullah ide untuk menyederhanakannya…

Pertama, buat terlebih dahulu batas atas dan bawahnya dengan menggunakan looping…

2

1
2
3
4
5
6
public static void cetakBatasAtasBawah() {
    for (int i = 0; i<=10; i++) {
        System.out.print("-");
    }
    System.out.println();
}
public static void cetakBatasAtasBawah() {
    for (int i = 0; i<=10; i++) {
        System.out.print("-");
    }
    System.out.println();
}

Lalu lakukan hal yang sama untuk baris kedua. Akan tetapi, karkater awal dan akhirnya diberi karakter ” | ” dan sisanya diberi spasi agar membentuk seperti gambar di bawah ini…

3

1
2
3
4
5
6
7
for (int i = 0; i<=10; i++) {
    if (i == 0 || i == 10)
        System.out.print("|");
    else
        System.out.print(" ");
}
System.out.println();
for (int i = 0; i<=10; i++) {
    if (i == 0 || i == 10)
        System.out.print("|");
    else
        System.out.print(" ");
}
System.out.println();

Setelah digabungkan, maka hasilnya akan jadi seperti ini… sudah terlihat bentuk kotaknya bukan?

4

Dan terakhir bagian yang paling sulit yaitu menyisipkan kata – kata di tengahnya seperti gambar di bawah ini…

5

Ide dari script di bawah ini terletak pada pemakaian spasi di kanan dan kiri dari kata – kata yang diinputkan agar posisi kata – kata tersebut berada di tengah. Setelah jadi, scriptnya akan menjadi seperti berikut…

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
public static void cetakBatasSampingTeks(String teks) {
    if (teks != null) {
 
        // kalkulasi panjang spasi yang harus ditambah di kanan dan di kiri
        int panjangTeks = teks.length();
        int jarakKiri = (11 - 2 - panjangTeks) / 2;
        int jarakKanan = (11 - 2 - panjangTeks) / 2;
        int minExtra = panjangTeks + jarakKiri + jarakKanan;
 
        System.out.print("|");
 
        if (minExtra != (11 - 2))
            jarakKiri++;
 
        for (int i = 0; i < jarakKiri; i++)
            System.out.print(" ");
 
        System.out.print(teks);
 
        for (int i = 0; i < jarakKanan; i++)
            System.out.print(" ");
 
        System.out.println("|");
    } else {
        for (int i = 0; i<=10; i++) {
            if (i == 0 || i == 10)
                System.out.print("|");
            else
                System.out.print(" ");
        }
        System.out.println();
    }
}
public static void cetakBatasSampingTeks(String teks) {
    if (teks != null) {

        // kalkulasi panjang spasi yang harus ditambah di kanan dan di kiri
        int panjangTeks = teks.length();
        int jarakKiri = (11 - 2 - panjangTeks) / 2;
        int jarakKanan = (11 - 2 - panjangTeks) / 2;
        int minExtra = panjangTeks + jarakKiri + jarakKanan;

        System.out.print("|");

        if (minExtra != (11 - 2))
            jarakKiri++;

        for (int i = 0; i < jarakKiri; i++)
            System.out.print(" ");

        System.out.print(teks);

        for (int i = 0; i < jarakKanan; i++)
            System.out.print(" ");

        System.out.println("|");
    } else {
        for (int i = 0; i<=10; i++) {
            if (i == 0 || i == 10)
                System.out.print("|");
            else
                System.out.print(" ");
        }
        System.out.println();
    }
}

Dan setelah digabungkan, hasilnya akan jadi seperti….

1

Selesai juga akhirnya tantangan kali ini, sekian dan terima kasih hahahhaa 😀

Sekilas Tentang Looping

Dalam membuat sebuah program, pastilah kita perlu sebuah proses yang dinamakan iterasi atau pengulangan, atau mungkin lebih dikenal dengan istilah looping. Pada postingan kali ini mimin akan membahas sedikit mengenai apa itu looping dan jenis – jenis looping, cekidot!!

Sebelumnya, apa sih looping itu? Yap, sama dengan arti dalam bahasa Indonesianya, looping berarti pengulangan. Contoh sederhananya, jika kita diperintahkan untuk membuat tulisan “Anak ayam turun 1000” sampai “Anak ayam turun 1”, apakah kita harus mengetik kalimat tersebut 1000 kali? Tentu tidak 🙁 Maka dari itu, disinilah kegunaan looping akan terasa. Potongan program anak ayam tersebut bisa ditulis hanya dalam beberapa baris berikut :

for (int i = 1000; i > 0; i--) {
System.out.println("Anak ayam turun " . i);
}

Simpel bukan? Akan sangat melelahkan jika kita harus melakukan hal seperti di bawah ini :

System.out.println("Anak ayam turun 1000");
System.out.println("Anak ayam turun 999");
System.out.println("Anak ayam turun 998");
System.out.println("Anak ayam turun 997");
System.out.println("Anak ayam turun 996");
System.out.println("Anak ayam turun 995");.

System.out.println("Anak ayam turun 994");
System.out.println("Anak ayam turun 993");
System.out.println("Anak ayam turun 992");

* disini tangan mimin mulai sesak nafas *

System.out.println("Anak ayam turun 901");
System.out.println("Anak ayam turun 900");
System.out.println("Anak ayam turun 899");

* disini mimin memutuskan untuk berhenti jadi programmer *

Begitulah kira – kira gambaran dari sebuah looping. Lalu bagaimana dengan jenisnya? Sekarang mimin akan membahas 3 jenis looping yang ada dalam bahasa java…

For
Jenis looping ini digunakan jika kita sudah mengetahui berapa banyak atau berapa kali kita akan melakukan pengulangan. Contoh scriptnya kira – kira seperti ini :

for (int i = 0; i <= 3; i++) {
System.out.println(i);
}

Maka outputnya akan menjadi seperti ini :
0123

While
Looping jenis while digunakan ketika kondisi sebuah looping bersifat fleksibel dan tidak ditentukan berapa kali akan dilakukan. Contoh scriptnya kira – kira seperti ini :

int i = 0;
while (i <= 3) {
System.out.println(i);
}

Maka outputnya akan menjadi seperti ini :
0123

Do-While
Looping ini cara kerjanya sama dengan while di atas, namun ada sedikit perbedaan. Perbedaan tersebut terletak pada posisi pengecekan kondisi. Di looping while, pengecekan kondisi dilakukan di awal. Sementara pada looping do-while, pengecekan dilakukan di akhir. Contoh scriptnya kira – kira seperti ini :

int i = 0;
do {
System.out.println(i);
} while (i <= 3);

Maka outputnya akan menjadi seperti ini :
0

Walaupun tidak memenuhi kondisi, looping tersebut tetap mengeluarkan hasil, mengapa? Karena pada looping jenis ini minimal dilakukan satu kali statement, baru kemudian dilakukan pengecekan kondisinya, jika benar maka akan diulang, jika salah maka langsung berhenti.

Begitulah kira – kira pembahasan tentang looping dan jenis – jenisnya, semoga tidak puas 😀

Tipe Data Pada Java

Intro

Tipe data adalah jenis data yang mempunyai batasan tempat dan karakteristik sesuai dengan interprestasi data dan dapat diolah oleh komputer untuk memenuhi kebutuhan dalam pemrograman komputer. Pada dasarnya ada dua macam tipe data dalam bahasa Java, yakni tipe primitif dan tipe reference.

Tipe Data Primitif

Integer (Bilangan Bulat)
Tipe data yang masuk menjadi bagian ini adalah byte, short, int dan long. Semua tipe data ini bersifat       Signed, yaitu bisa mempresentasikan nilai positif dan negatif. Tidak seperti tipe data lainnya, Java tidak mendukung tipe data unsigned yang hanya bisa mempresentasikan nilai postif.

Byte
Type byte umumnya digunakan pada saat kita bekerja dengan sebuah data stream dari suatu file maupun jaringan, yaitu untuk kepeluan proses membaca/menulis. Selain itu, tipe ini juga digunakan saat bekerja dengan data biner yang tidak kompatibel dengan tipe-tipe lain yang didefiniskan di dalam Java.

Short
Pada umumnya diaplikasikan pada komputer-komputer 16-bit, yang saat ini semakin jarang keberadaanya.

Int
Tipe ini merupakan tipe yang paling banyak dipakai dalam merepresentasikan angka dalam Java, dikarenakan dianggap paling efisien dibandingkan dengan tipe-tipe integer lainnya. Tipe Int banyak digunakan untuk indeks dalam struktur pengulangan maupun dalam konstruksi sebuah array.Selain itu, secara teori setiap ekspresi yang melibatkan tipe integer byte, short, int, long) semuanya akan dipromosikan ke int terlebih dahulu sebelum dilakukan proses perhitungan.

Long
Tipe ini digunakan untuk kasus-kasus tertentu yang nilainya berada di luar rentang tipe int, karna tipe ini punya range paling tinggi dibanding Integer lainnya. Dengan kata lain, tipe long terpaksa digunakan jika data memiliki range diluar range int.

Floating-Point (Bilangan Pecahan)
Tipe floating-point digunakan untuk merepresentasikan nilai-nilai yang mengandung pecahan atau angka decimal di belakang koma, seperti 3.1416,5.25, dan sebagainya. Bilangan semacam ini disebut sebagai bilangan riil. Dalam Java tipe ini dibedakan menjadi dua jenis, yaitu float, dan double.

Float
Tipe ini digunakan untuk menandakan nilai–nilai yang mengandung presisi atau ketelitan tunggal (single-precision) yang menggunakan ruang penyimpanan 32-bit. Presisi tunggal biasanya lebih cepat untuk processor-processor tertentu dan memakan ruang penyimpanan setengah kali lebih sedikit dibandingkan presisi ganda (double precision). Permasalahan yang timbul dari pemakaian tipe float untuk nilai-nilai yang terlalu kecil atau justru terlalu besar, karena nilai yang dihasilkan akan menjadi tidak akurat.

Double
Tipe ini mengandung tingkat ketelitian ganda atau presisi ganda (double precision) dan menggunakan ruang penyimpanan 64-bit untuk menyimpan nilai. Tipe double tentu lebih cepat untuk melakukan perhitungan-perhitungan matematis daripad tipe float. Untuk perhitungan yang bersifat bilangan riil dan menghasilkan hasil yang lebih akurat, maka lebih baik menggunakan tipe double.

Char
Tipe data char merupakan tipe untuk menyatakan sebuah karakter.  Java menggunakan karakter Unicode untuk merepresentasikan semua karakter yang ada . Unicode ialah sekumpulan  karakter yang terdapat pada semua bahasa, seperti bahasa Latin, Arab, Yunani dan lain-lainnya. Karena bahasa Java dirancang untuk dapat diterapkan di berbagai macam platform, maka Java menggunakan karakter Unicode yang membutuhkan ukuran 16-bit. Untuk karakter-karakter yang tidak dapat diketikkan secara langsung melalui keyboard, java menyediakan beberapa escape sequence (pasangan karakter yang dianggap sebagai karakter tunggal). Escape sequence tidak dianggap sebagai String, melainkan tetap sebagai tipe karakter khusus.

Boolean
Tipe boolean adalah tipe data yang digunakan untuk menampung nilai logika, yaitu nilai yang hanya memiliki dua buah kemungkinan (benar atau salah). Tipe ini ditandai dengan kata kunci Boolean. Dalam bahasa Java, nilai benar dipresentasikan dengan kata kunci true dan nilai salah dengan kata kunci false. Contoh :

Tipe Data Referensi

Class
Kelas dapat didefiniskan sebagai cetak biru (blueprint) atau prototipe/kerangka yang mendefiniskan variabel-variabel (data) dan method-method (perilaku) umum dari sebuah objek. Dengan kata lain kelas adalah sebuah kesatuan yang terintegrasi antara method dan data yang mengacu pada suatu objek. Dalam dunia permrograman, sebenarnya kelas tidak jauh berbeda dengan tipe data sederhana. Perbedaannya, tipe data sederhana digunakan untuk mendeklarasikan variabel ‘normal’, sedangkan kelas digunakan untuk mendeklarasikan sebuah variabel yang berupa objek. Variabel yang berupa objek ini sering disebut dengan referensi objek (object reference). Pada saat kita membuat sebuah kelas baru. Sekali didefiniskan, maka tipe data baru ini dapat digunakan untuk membuat suatu objek dari tipe tersebut. Dengan kata lain, kelas adalah pola (template) untuk pembuatan objek, dan objek adalah wujud nyata (instance) dari sebuah kelas. Contoh :

public Class Mahasiswa{public String nama;public int nrp;Mahasiswa(String a, int b){nama =a;nrp= b;}public void cetak (){System.out.println(“Nama : “+nama+” nrp : “+nrp);}}

Setelah kita membuat sebuah kelas, untuk menggunakannya maka kita harus membuat sebuah instance dari kelas tersebut. Berikut cara membuat objek dari kelas

class Demo {public static void main(String[]args){Mahasiswa mhs;mhs = new Mahasiswa(“Rezki”,5211100048)}}

Array

Tipe data ini memiliki kemampuan untuk menggunakan satu variabel yang dapat menyimpan sebuah data list dan kemudian memanipulasinya dengan lebih efektif. Sebuah array akan menyimpan beberapa item data yang memiliki tipe data sama didalam sebuah blok memori yang berdekatan yang kemudian dibagai menjadi beberapa slot.

Interface
Interface merupakan sekumpulan method yang hanya memuat deklarasi dan struktur method, tanpa detail implementasinya. Sedangkan detail dari method tersebut berada pada class yang mengimplementasikan interface tersebut. Interface digunakan bila Anda ingin mengaplikasikan suatu method yang spesifik,  yang tidak diperoleh dari proses inheritance yang lebih terbatas. Tipe data yang boleh pada interface hanya tipe data konstan.

sumber:
https://intanshare.wordpress.com/2014/06/17/tipe-tipe-data-dan-operasinya
http://eskun.blogspot.co.id/2013/03/macam-macam-tipe-data-pada-java.html
http://theroriezkhere.blogspot.co.id/p/variable-dan-type-data-pada-pemrograman.html

Tutorial Hello World Java

Lanjut lagi di tutorial selanjutnya, yaitu membuat program (sangat) sederhana yaitu menampilkan tulisan Hello World!! 😀

Langsung capcus aja, pertama yang pasti adalah buka aplikasi NetBeans yang sebelumnya sudah terinstall..

16

Setelah terbuka, klik pada icon add project yang ditandai kotak merah…

17

Lalu pilih Java Application, klik next…

18

Ketik nama aplikasi yang kita buat lalu klik finish…

19

Setelah itu NetBeans akan memproses request yang kita buat…

20

Setelah muncul tampilan text editor, ketik perintah di bawah ini…

21

Lalu klik icon play yang artinya run application…

22

Tunggu sebentar… dan program (sangat) sederhana ini berjalan dengan lancar dan mulus 😀

23

Mudah kan?? Iya mudah karena masih awal ._. Kalau nanti belum tau bakal seperti apa pengembangannya, ikuti saja terus tutorial di blog ini!! Semoga bermanfaat 😀

Tutorial Instalasi Java

Karena kemarin – kemarin udah ngebahas tentang sejarah, kelebihan, dan kekurangan java, kurang afdol rasanya kalau belum mencoba memakai java itu sendiri. Nah, sekarang mimin mau berbagi tutorial instalasi java, dari mulai mempersiapkan komponen sampai menginstall tempat ngoding IDE-nya.

Pertama – tama yang dibutuhkan adalah alat perang, atau bahan – bahannya.

  1. JDK (Java Development Kit)http://www.oracle.com/technetwork/java/javase/downloads/jdk8-downloads-2133151.html
  2. JRE (Java Environment Runtime)http://www.oracle.com/technetwork/java/javase/downloads/jre8-downloads-2133155.html
  3. IDE (Integrated Development Environment) – Pada tutorial kali ini, IDE yang akan dipakai adalah NetBeans. http://www.oracle.com/technetwork/java/javase/downloads/jdk-netbeans-jsp-142931.html

1

Setelah semuanya siap, berikut adalah langkah – langkah untuk menginstall semua alat perang tersebut agar kita siap berperang 😀 Oh iya agar lebih mudah, tempatkan semua alat perang dalam 1 folder yang sama.

Pertama, buka file instalasi JDK terlebih dahulu

2

Klik next

3

Klik next (lagi)

4

Lalu tunggu sampai proses selesai…

 5

Setelah selesai, installer akan meminta kita untuk langsung meng-install JRE (maka dari itu lebih mudah jika menempatkan file JDK dan JRE dalam satu folder, karena akan langsung terdeteksi). Klik next (lagi dan lagi)

7

Wih 3 billion devices run java!! (excited) Lalu tunggu prosesnya (lagi)

8

Setelah selesai, klik close, dan JDK beserta JRE sudah terinstall dengan selamat dan aman.

9

Lalu sekarang kita beralih ke NetBeans. Pertama buka file installer NetBeans-nya. Karena installer yang dipakai pada tutorial ini adalah paket NetBeans + JDK, jadi instalasi JDK kita lewat karena sudah di install terlebih dulu. Klik next ……

10

Lalu pilih accept, karena kalau tidak, kita tidak bisa klik next. Lalu klik next (entah udah berapa kali)…

11

Jika JDK sudah terinstall dengan benar, maka otomatis akan terdeteksi oleh installer. Lalu klik … next

12

Jika kita selalu terkoneksi (dan tidak mempedulikan quota tentunya) centang pilihan check for updates untuk mendapatkan pembaruan aplikasi. Lalu klik install (akhirnya bukan next)…

13

Tunggu…..

14

Klik finish dan semua alat perang sudah siap bertempur!!

15

Lalu bagaimana tampilan NetBeans yang sudah diinstall? Nantikan tutorial selanjutnya hahaha (karena emang belom dibuka aja itu NetBeans-nya ._.)

Begitulah tutorial singkat untuk instalasi java dan kawan – kawan seperjuangannya, semoga bermanfaat 😀

Baper Saat Berhenti Merokok

“U are smoking there.. and i’m barely breathing here.. so, please.. 🙁 ” – Aku Yang Tersakiti

Mungkin banyak dari kita yang mengalami hal yang sama, nggak kuat menghirup asap rokok. Yap, yang satu ini emang sangat mengganggu, apalagi kalau di tempat umum, mau negur nggak enak, mau dibiarin kitanya bengek sesak, jadi serba salah kaya raisa 🙁 Nah sekarang gimana kalau yang merokoknya itu teman kita? atau keluarga kita? atau bahkan orang terkasih kita? (ea baper). Pasti kita nggak mau kan kalau orang – orang tersebut terkena dampak mematikan dari rokok? Nah sekarang mimin mau ngasih tips dikit tentang bagaimana untuk membantu orang – orang yang kita kasihi agar berhenti merokok 😀

Ada 2 fase, yang pertama itu sebelum mereka berhenti merokok, kita harus tahu hal – hal berikut ini :

  1. Pastikan mereka melakukan ini atas dasar kesadaran dan dari hati mereka yang terdalam.
  2. Beritahu bahwa kamu peduli pada kesehatan mereka dan akan membantu sekuat tenaga bila mereka butuh bantuan agar berhenti merokok.
  3. Carilah sumber-sumber inspirasi berhenti merokok dan cara melewatinya (bila perlu berikanlah foto – foto horor agar mereka takut 😀 )
  4. Bila mereka menyinggung topi-topik berhenti merokok, beritahu kalau mereka pasti juga bisa melakukannya.

Dan fase yang kedua ini adalah ketika mereka dalam proses perjuangan untuk berhenti merokok…

  1. Berusaha lebih mengerti. Pelajari seluk-beluk dari rokok dan gejala – gejala ketergantungannya.
  2. Lebih simpati pada perubahan perasaannya, karena kadang mereka butuh dorongan moral yang tinggi.
  3. Menanyakan bantuan apa yang bisa diberi untuk menyemangatinya.
  4. Dengarkan curhatan mereka tanpa menilai atau menasihati.
  5. Menawarkan hadiah bila mereka berhasil.
  6. Kalau kamu memergokinya diam-diam merokok, jangan buat mereka merasa bersalah, tapi beritahu mereka bahwa kamu mengerti betapa sulitnya mencoba.
  7. Selalu ada untuknya (uhuk). Pastikan mereka tahu bahwa kamu sangat peduli pada kesehatan mereka sehingga kamu ingin membantunya berhenti merokok.

Nah itu sedikit tips untuk membantu orang yang kamu kasihi agar berhenti merokok, lakukan dengan lembut dan penuh perasaan, karena kalau dipaksa pasti nggak akan berhasil :”)) . Semoga orang yang merokok di luar sana disadarkan dan bisa berhenti, demi kebaikan diri mereka juga sebenarnya sih huahaha 😀

sumber: http://www.vemale.com/kesehatan/79197-cara-membantu-orang-terkasih-berhenti-merokok.html

Pros (+) Cros (-) Bahasa Java

“Segala sesuatu pasti mempunyai kekurangan dan kelebihan…” – Unknown

Yapp kembali lagi bersama mimin kece, sesuai dengan quote di atas (yang enggak tahu quote-nya siapa), segala sesuatu itu pasti ada kekurangan dan pasti ada juga kelebihannya. Seperti hero – hero dalam DoTA, masing masing punya pros (kelebihan) dan cros (kekurangan). Nah jika diibaratkan sebagai hero DoTA, bahasa java ini bagaikan Earth Spirit, kalau nggak tahu bagaimana cara pemakaiannya pasti akan kalah, tapi jika kita mengetahui kelebihannya, hero ini bisa berfungsi sebagai pembawa kemenangan karena kompleksitas skillnya (ini kenapa jadi bahas DoTa -_-). Okey langsung aja kita cari tahu apa kekurangan dan kelebihan hero bahasa pemrograman yang satu ini 😉

Pros (+)

  1. Berorientasi objek – Java adalah bahasa pemrograman yang berorientasi pada objek. Java membagi program menjadi objek-objek serta memodelkan sifat dan tingkah laku masing-masing dalam menyelesaikan suatu masalah.
  2. Java bersifat multiplatform Java dirancang untuk mendukung aplikasi yang dapat beroperasi di lingkungan jaringan berbeda. Untuk mengakomodasi hal tersebut, Java compiler membangkitkan bytecodes (sebuah format yang tidak tergantung pada arsitektur tertentu yang didesain untuk mengirimkan kode ke banyak platform perangkat keras dan perangkat lunak secara efisien). Java dapat dijalankan oleh banyak platform seperti Linux, Unix, Windows, Solari, maupun Mac.
  3. Java bersifat multithreadMultithreading adalah kemampuan suatu program komputer untuk mengerjakan beberapa proses dalam suatu waktu. Thread dalam Java memiliki kemampuan untuk memanfaatkan kelebihan multi prosessor apabila sistem operasi yang digunakan mendukung multi prosessor.
  4. Dapat didistribusi dengan mudah – Java memiliki library rutin yang lengkap untuk dirangkai pada protocol TCP/IP (seperti HTTP dan FTP) dengan mudah. Kemampuan networking Java lebih kuat dan lebih mudah digunakan. Java memudahkan tugas pemrograman jaringan yang sulit seperti membuka dan mengakses sebuah soket koneksi. Java juga mamudahkan pembuatan CGI (Common Gateway Interface).
  5. Bersifat dinamis – Java dirancang untuk beradaptasi dengan lingkungan yang sedang berkembang. Java bersifat dinamis dalam tahap linking. Class yang ada dapat di link sebatas yang diperlukan, apabila diperlukan modul kode yang baru dapat di link dari beberapa sumber, bahkan dari sumber dalam jaringan Internet.

Cros (-)

  1. Tulis sekali, jalankan di mana saja – Masih ada beberapa hal yang tidak kompatibel antara platform satu dengan platform lain. Untuk J2SE, misalnya SWT-AWT bridge yang sampai sekarang tidak berfungsi pada Mac OS X.
  2. Mudah didekompilasi – Dekompilasi adalah proses membalikkan dari kode jadi menjadi kode sumber. Ini dimungkinkan karena kode jadi Java merupakan bytecode yang menyimpan banyak atribut bahasa tingkat tinggi, seperti nama-nama kelas, metode, dan tipe data. Hal yang sama juga terjadi pada Microsoft .NET Platform. Dengan demikian, algoritma yang digunakan program akan lebih sulit disembunyikan dan mudah dibajak/direverse-engineer.
  3. Penggunaan memori yang banyak – Penggunaan memori untuk program berbasis Java jauh lebih besar daripada bahasa tingkat tinggi generasi sebelumnya seperti C/C++ dan Pascal (lebih spesifik lagi, Delphi dan Object Pascal). Biasanya ini bukan merupakan masalah bagi pihak yang menggunakan teknologi terbaru (karena trend memori terpasang makin murah), tetapi menjadi masalah bagi mereka yang masih harus berkutat dengan mesin komputer berumur lebih dari 4 tahun.

Hmmm.. ternyata emang banyak kelebihannya juga ya, kalau buat mimin sih kekurangan yang peling dirasa itu masalah memori :’) maklum lah laptop mimin nggak terlalu update juga, mau nambah memori juga apa daya 🙁

Yah pokonya begitulah kekurangan dan kelebihannya, semoga bermanfaat 😀

sumber: http://dwifirmansyah11.wordpress.com/2013/02/08/kelemahan-dan-kelebihan-dari-java/

Intip Sedikit Sejarah Java

Intro

Bismillah… pertama kalinya nih mimin bikin postingan di blog ini, sebagai maba (mahasiswa baper)!! kece kan? sekarang maba yg sangat baru ini mau bahas sedikit tentang bahasa yang dipake di mata kuliah pemrogaraman 1, yaitu Java. Bukan bahasa Jawa yah maksudnya 🙁 tapi bahasa pemrograman java. Walaupun menurut survey, bahasa ini merupakan bahasa yang paling banyak dipakai, tapi mimin pribadi belum bisa dan enggak suka sama bahasa ini entah kenapa hahahahaha, makanya sekarang harus mulai menyukai, siapa tau jadi sumber rezeki di masa depan (aamiin). Udah ah cerewetnya, mari kita intip apa itu Java, cekidot!!

Apa Itu Java?

100px-Java_Logo.svg

Logo Java

Java adalah bahasa pemrograman yang dapat dijalankan di berbagai komputer termasuk telepon genggam. Bahasa ini awalnya dibuat oleh James Gosling saat masih bergabung di Sun Microsystems saat ini merupakan bagian dari Oracle dan dirilis tahun 1995. Bahasa ini banyak mengadopsi sintaksis yang terdapat pada C dan C++ namun dengan sintaksis model objek yang lebih sederhana serta dukungan rutin-rutin aras bawah yang minimal. Aplikasi-aplikasi berbasis Java umumnya dikompilasi ke dalam p-code (bytecode) dan dapat dijalankan pada berbagai Java Virtual Machine (JVM). Java merupakan bahasa pemrograman yang bersifat umum/non-spesifik (general purpose), dan secara khusus didisain untuk memanfaatkan dependensi implementasi seminimal mungkin. Karena fungsionalitasnya yang memungkinkan aplikasi Java mampu berjalan di beberapa platform sistem operasi yang berbeda, Java dikenal pula dengan slogannya, “Tulis sekali, jalankan di mana pun”. Saat ini Java merupakan bahasa pemrograman yang paling populer digunakan, dan secara luas dimanfaatkan dalam pengembangan berbagai jenis perangkat lunak aplikasi ataupun aplikasi berbasis web.

Sejarah Java

Dimulai pada tahun 1991 saat dibentuknya suatu tim yang diberi nama “The Green Project“. Tim ini dipimpin oleh Patrick Naughton dan James Gosling (Sekelompok insinyur Sun). Awalnya mereka ingin membuat suatu bahasa komputer yang dapat digunakan oleh TV kabel (Cable TV Box) yang memiliki memori kecil dan setiap perusahaan memiliki tipe yang berbeda. Untuk mengaplikasikan hal tersebut mereka menggunakan hal yang pernah dicoba oleh bahasa pascal. Sebelumnya Niclaus Wirth telah membuat sebuah bahasa yang portable yang akan digunakan dalam mesin bayangan selanjutnya ini disebut sebagai Virtual Machine, namun saat itu belum diumumkan. Akhirnya tim ini menggunakan ide tersebut dan akhirnya mereka menciptakan Java Virtual Machine. Mesin virtual inilah yang membuat Java dapat dijalankan di berbagai platform. Pada tahun 1992 tim ini membuat produknya yang diberi nama *7 (Star Seven), namun produk ini gagal dipasaran.

Setelah itu dibuat produk yang baru. Inilah Java, pada awalnya bahasa pemrograman yang dibuat tersebut diberi nama “Oak” (Kemungkinan nama ini diambil dari nama pohon yang ada didepan jendela James Gosling) Namun setelah diperiksa ternyata nama Oak sudah pernah digunakan, maka lahirlah nama “Java”. Pada tahun 1993 sampai pertengahan 1994, tim yang mempunyai nama baru yaitu First Person, Inc. ini hanya menghabiskan waktu dengan memperhatikan penjualan dari produknya. Ternyata tidak satupun orang ditemukan. Akhirnya pada tahun 1994 First Person, Inc. dibubarkan. Pada tahun itu web berkembang sangat pesat dan browser yang banyak digunakan adalah Mosaic, sebuah browser yang gratis.

Dalam suatu wawancara pada pertengahan tahun 1994, James Gosling mengatakan “We could build a real cool browser. It was one of the few things in the client/serve mainstream that needed some of the weird things we’d done: architecture neutral, real-time, reliable, secure—issues that weren’t terribly important in the workstation world. So we built a browser“. Akhirnya dibuatlah suatu browser oleh Patrick Naughton dan Jonathan Payne. Browser itu diberi nama Hot Java. Browser ini dibuat dengan menggunakan bahasa Java untuk menunjukkan kemampuan dari Java. Yang tidak kalah hebatnya mereka juga membuat teknologi yang disebut Applet sehingga browser dapat menjalankan kode program didalam browser. Inilah bukti dari teknologi itu yang ditunjukkan Java pada tanggal 25 Mei 1995 Sejak saat itu browser Java memberikan lisensinya kepada browser lain untuk bisa menjalankan Applet dan pada tahun 1996 diberikan pada Internet Explorer. Akhirnya pada tahun 1996 dikeluarkan versi pertama dari Java yaitu Java 1.02. Pada tahun 1998 dikeluarkan Java 1.2 dan Java mulai mengeluarkan slogannya “Write once, Run anywhere“.

Asal Nama Java (Konon Katanya)

Sebelum dinamakan Java, produk ini dinamakan Oak. Nama Oak ini, diambil dari pohon Oak yang tumbuh di depan jendela ruangan kerja “Bapak Java”, James Gosling. Nama Oak ini tidak dipakai untuk versi release Java karena sebuah perangkat lunak lain sudah terdaftar dengan merek dagang tersebut, sehingga diambil nama penggantinya menjadi “Java”. Nama ini (gosipnya) diambil dari kopi murni yang digiling langsung dari biji (kopi tubruk) kesukaan Gosling. Konon kopi ini berasal dari Pulau Jawa. Jadi nama bahasa pemrograman Java tidak lain berasal dari kata Jawa (bahasa Inggris untuk Jawa adalah Java).

Edisi Java

Java adalah bahasa yang dapat dijalankan dimanapun dan di sembarang platform apapun, di beragam lingkngan : internet, intranets,consumer electronic products, dan computer applications.The Java 2 platform tersedia dalam 3 edisi untuk keperluan berbeda. Untuk beragam aplikasi yang dibuat dengan bahasa Java, Java dipaketkan dalam edisi – edisi berikut :

  1. Java 2 Standard Edition (J2SE)
  2. Java 2 Enterprise dition (J2EE)
  3. Java 2 Micro Edition (J2ME)

Masing – masing edisi berisi Java 2 Software Development Kit (J2SDK) untuk mengembangkan aplikasi dan Java 2 Runtime Environent (J2RE) untuk menjalankan aplikasi.

Woaaa, menarik juga sih. Tapi tetep masih sayang sama php dan belom bisa move on *eh. Sampai jumpa pada artikel selanjutnya ya, jangan sampai kelewatan 😉 See ya!!

sumber: http://rionoadi.blogspot.co.id